Gelombang : 24
Tema : Membuat Cover Buku yang Menarik
Narasumber : Fajar Tri Laksono, M.Pd
Moderator : Helwiyah
Tak terasa kelas belajar menulis gelombang 24, asuhan bapak Wijaya Kusumah telah berada di penghujung waktu. Tiga hari lagi akan berakhir kebersamaan ini. Walaupun raga terpisah antara satu dengan yang lain namun di hati tetap ada nama itu. Akhir dari kelas belajar ini akan ada sesuatu yang menjanjikan atas perjuangan tanpa lelah. Waktu, tenaga, dan fikiran telah tercurah demi sebuah nama dan karyanya. Buku solo dalam genggaman.
Tema pada pertemuan ke- 27 ini masih ada kaitannya dengan tulis menulis yaitu, Membuat Cover Buku yang Menarik dengan narasumber hebat yang tak diragukan lagi keahliannya dalam dunia desain cover buku. Beliau bernama Fajar Tri Laksono, M.Pd. Sekilas moderator kondang yang selalu menyapa peserta gelombang 24, Ibu Hj.Helwiyah memaparkan singkat tentang CV narasumber pada malam ini. Penasaran!! Untuk lebih mengenal siapa Pak Fajar Tri Laksono, apa disiplin ilmunya, bagaimana pengalaman dan prestasinya, mari kita baca slide berikut ini,
Kelas belajar menulis malam ini sangat istimewa, belajar via Zoom Meeting dan live streaming Youtube bagi peserta yang tidak dapat bergabung bersama. Tampak akrab saling menyapa dan saling mendoakan. Salah satu doa Pak Fajar, berharap ada peserta zoom meeting bisa ke Belanda sebagaimana dirinya.
Selain guru kelas yang mengajar di SD Pembangunan Jaya 2 Sidoarjo sejak tahun 2007 sampai sekarang, ia juga seorang graphic desainer (motogeni studio) dan pengembang media (good production).
Latar belakang pendidikan teknik mesin dan teknologi yang disandangnya menambah pengalamannya dan terampil di bidangnya yaitu, Microsoft Office (Corel Draw), Photoshop (Editing Vidio), Adobe Ilustrator (Public Speaking) dan Freelance desainer (Penulis)
Pada awal pemaparan materinya, narsum membuat pernyataan bahwa untuk menjadi guru yang kreatif dan inovatif harus mengikuti pelatihan malam ini membuat cover buku yang menarik
Pada kenyataaannya, desain cover menjadi faktor penentu daya tarik pembaca untuk membeli sebuah buku. Diantara sekian banyak buku yang dipajang di toko, cover yang menariklah yang menjadi alasan pembaca penasaran untuk mengetahui isi buku tersebut.
Pak Fajar menjelaskan, langkah awal sebelum seorang desainer menerima orderan, Calon customer diberikan formulir untuk menentukan pilihan mulai dari warna dasar cover, warna font, jenis font dan efeknya, objek foto atau gambar, ilustrasi dan sebagainya.
"Kenapa ini dilakukan secara detail?
Semakin detail semakin ringan kerja dan mengurangi potensi untuk terjadi revisi. Jika tidak detail bisa memakan waktu lama hingga berminggu-minggu, bahkan grafik desainer bisa berulang-ulang."jelasnya
Buku Tahap Finishing
Berbagai pilihan cover cantik yang di share oleh Pak Fajar untuk menarik perhatian peserta yang sebentar lagi akan membuat buku solo. Mulai dari tema gembira khusus anak-anak atau tema kebahagiaan orang dewasa hingga tema sedih dan pilu.
Narasumber menunjukkan beberapa pilihan desain cover dengan tema sedih, ketika salah satu peserta Ibu Maria dari Jakarta meminta narsum untuk memperlihatkan beberapa tema cover, terkait rasa sedih yang dialami oleh keluarga atas kepergian adiknya. Ibu Maria sudah memiliki 15 judul naskah puisi memuat kisah perjalanan hidup adiknya.
Berikut beberapa hasil karya desain cover cantik menarik Pak Fajar
Seberapa penting bapak/ibu membuat cover sendiri? Pertanyaan ini ditujukan kepada peserta yang berkeinginan membuat cover bukunya sendiri. Sesuai ide kita, imajinasi kita, jawab salah satu peserta.
"Betul bapak/ibu, apapun hasilnya create kita, itulah keringat kita, karya kita. Salah seorang profesional desainer berkata, sebaik-baik karya pasti ada yang tidak suka, sejelek-jeleknya karya pasti ada yang suka." Ungkapnya.
Di sisa waktu yang ada narsum mempraktikkan cara sederhana mendesain cover buku dengan menggunakan aplikasi corel draw. Kelebihan aplikasi ini mudah dan cepat. Dalam praktiknya Pak Fajar menggunakan langkah langkah yaitu:
- Buka New
- Bekerja di kertas A5
- Ukuran standar buku Lanscap = 17.5, Potret = 24.5
- Duplikasi menggunakan Object Transformation
- Copy, tambahkan middle right
- Cek tebal punggung buku dengan menggunakan rumus (cari di google)
- Isi judul
- Isi gambar
Narasumber menegaskan diharapkan guru terus belajar dan belajar terus, tetap semangat. jangan pernah lelah berkarya. Jangan pernah takut berkarya. Untuk meraih sukses tidak instant, banyak membaca dan teruslah berlatih.
Salam Blogger
Raha, 18 Maret 2022







.jpeg)









Tidak ada komentar:
Posting Komentar