Kini 15 hari sudah engkau istirahat di sana.
Tidak ada lagi tempatku bercanda, ketawa ria, tanya jawab apa saja terlebih kue kesukaanku.
Tenanglah di sana...InsyaaAllaah amal ibadahmu menemanimu..anak-anakmu soleh dan solehah senantiasa mendoakanmu disetiap turun naiknya nafas mereka, menjadi saksi di hadapan Allaah Swt.
Masih terbayang di mataku gigimu yang putih bersih di kala tertawa...tidak ada lagi sebutan mama Rasyiid!!!..
sini makan kueee...jangan dulu pulang makan dulu kuee..
Ketika engkau masih ada, setiap pagi kujalan menuju rumahmu yang di depannya ada anak kali. Engkau menyapu daun-daun mangga yang jatuh ke bumi, aku membuang sisa makanan di kali. "Untuk makanan ikan-ikan di kali ini," begitu kataku. "Iya, jawabmu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar