Sabtu, 05 Maret 2022

Buatlah Dirimu Popular

Resume Ke - : 21

Gelombang : 24

Hari/Tgl : Jum'at, 04 Maret 2022

Tema : Menjadi Penulis Buku Mayor

Narasumber : Joko Irawan Munpuni

Moderator : Widya Setianingsih


Jangan takut melangkah, karena jarak 1000 mil dimulai dari satu langkah

Kelas Belajar Menulis malam ke- 21 dibuka dengan kalimat inspirasi pembakar semangat oleh moderator malam ini ibu Widya Setianingsih. Seorang moderator yang tiada henti selalu memotivasi peserta dengan gaya bahasa tepat sasaran yang nantinya akan selalu diingat oleh peserta kelas BM 23 dan 24. Meyakinkan peserta untuk berani melangkah 1000 mil ke depan, sebab mustahil bisa sampai ke angka itu jika tidak berpijak pada langkah pertama.

Hadir bersama kita malam ini Bapak Joko Irawan Mumpuni yang akan mengupas tuntas bagaimana caranya untuk Menjadi Penulis Buku Mayor. Beliau adalah Direktur Penerbitan, Penerbit Andi yang sudah 20 tahun bergelut di dunia penerbitan dan penulisan dan sampai sekarang masih aktif di asosiasi penerbit Indonesia. Mari kita lihat sepintas CV narasumber malam ini  melalui slide berikut ini.



"Pertanyaan yang paling sering ditanyakan ke saya adalah apa syaratnya agar tulisan kita bisa diterbitkan oleh penerbit mayor?" ungkap Pak Joko.

Apa bedanya penerbit mayor dengan penerbit lain?
Sebelum  teknologi informasi berkembang pesat se[erti sekarang ini; orang hanya lebih kenal dengan penerbit Mayor dan penerbit Minor. Masing-masing punya pendapat tentang kedua penerbit ini. Namun semua pendapat itu merujuk kepada suatu kesimpulan bahwa disebut mayor mengacu pada jumlah buku yang diterbitkan dalam satu tahun. Penerbit Mayor menerbitkan 200-300 judul pertahunnya dibanding penerbit Minor.
Mengapa penulis merasa bangga jika karyanya diterbitkan oleh penerbit mayor? Alasannya;
  1. Naskah dikelola secara profesional
  2. Jaringan pemasaran yang luas
  3. Modal besar
  4. Percetakan sendiri serba lengkap
  5. Sumber daya manusia yang luar biasa
Untuk bisa menembus penerbit mayor, naskah harus melalui seleksi ketat. Contoh di Penerbit ANDI, setiap bulan naskah yang masuk bisa sampai 300 sd 500 naskah dan yang diterbitkan hanya 50 sd 60 judul saja. Naskah yang tidak memenuhi kriteria penilaian dikembalikan ke penulis atau DITOLAK.
Lalu bagaimana nasibnya naskah yang ditolak oleh penerbit mayor?
Apakah dibiarkan berserakan? Para penulis mencari solusi dengan cara menerbitkan sendiri karya mereka melalui penerbit Indie.

Penerbitan adalah Badan Usaha yang mencari keuntungan dengan melibatkan banyak pihak. Salah satu pihak yang sangat penting adalah penulis. Tanpa  penulis, ekosistem industri penerbitan tidak akan ada.

Penghambat pertumbuhan industri penerbitan ·       

·        Minat baca

-Budaya baca

-Kurangnya bahan bacaan

-Kualitas bacaan

·        Minat tulis

-Budaya tulis

-Tidak tahu prosedur menulis dan penerbitan

-Anggapan yang salah tentang dunia penulisa dan penerbitan

·        Apresiasi hak cipta

-Pembajakan

-Duplikat non legal

-Perangkat hukum

 Ciri-ciri penerbit yang baik

  • Memiliki visi dan misi yang jelas
  • Memiliki Bussiness core lini produk tertentu
  • Pengalaman penerbit
  • Jaringan pemasaran
  • Memiliki percetakan sendiri
  • Keberanian mencetak jumlah eksamplar
  • Kejujuran dalam pembayaran royalty
Kriteria Penilaian Naskah
  • Editorial              - bobot 10%
  • Peluang besar     - bobot 50%
  • Keilmuan            - bobot 30%
  • Reputasi penulis - bobot 10%

Berdasarkan kuadran di atas, maka tema popular dan penulis popular yang  memenuhi kriteria penilaian akan bisa menembus penerbit mayor. Bagaimana cara untuk mengetahui tema dan penulis itu popular?
Sesuai petunjuk dari narsum, buka google trends. Dari data yang ada kita dapat melihat sejauh mana suatu tema itu masih diminati oleh pengunjung. Sebagai contoh mari kita bandingkan tema  "batu akik" dengan tema "pemasaran". Buka  google trends ketik "batu akik" dan "pemasaran"







Bandingkan antara dua tema ini. Tema batu akik tidak popular lagi dibanding tema pemasaran yang grafiknya tidak pernah turun.
"Sebelum bapak/ibu menulis, pilihlah tema-tema yang trendnya naik terus dan diminat oleh orang banyak"jelas narsum.

Narsum mengemukakan pertanyaan, "bagaimana cara Penerbit mengecek apakah penulis tersebut Populer. Penerbit akan melacak profil penulis dari berbagai sumber: 1). Berapa banyak teman/pengikit disosial media 2). Seberapa aktif digrup-grup yang diikuti akan lebih baik kalau penulis ini sebagai adminnya dengan jumlah anggota ratusan ribu. 3). Apakah penulis ini punya blog sendiri dan seberapa aktif dan bagimana repon pembacanya. 4).
Google Scholar adalah yang paling dicermati oleh Penertbit."




Dari data yang diperoleh jelas terlihat jumlah kutipan pengunjung yang diperoleh buku popular dan penerbit terkenal.

"Kita lanjut dengan pertanyaan berapa oplah (jumlah cetakan) yang akan dibuat oleh penerbit?"narsum melanjutkan pertanyaannya.
Narsum menjelaskan "Ilmu2 murni akan memiliki lifecycle yang panjang, sampai bertahun tahun buku itu cetak ulang terus karena laku dan tidak perlu direvisi. Market lebar artinya banyak dibutuhkan oleh masyarakat, jika itu buku pelajaran maka jumlah siswa/mahasiswanya sangat banyak."



Penulis idealis dan Penulis Industrialis?

Untuk mengetahui sejauh mana perbedaan kedua jenis penulis ini, silakan kunjungi blog narasumber kita Pak Joko di yakusaa.blogspot.com


Di akhir pemaparan materinya, Pak Joko menampilkan  tiga gambar menarik untuk menyulut api semangat para peserta kelas BM 23 dan 24 agar semangat tak pernah pudar untuk menulis dan menjadi penulis popular sehingga menghasilkan tema-tema popular yang nantinya bisa menembus penerbit mayor.  




Sesi tanya jawab
[Pertanyaan 1]
Saya sedang menulis, mengikuti tantangan Prof. EKOJI 
bila tidak diterima di penerbit mayor,  bisakah dialihkan ke penerbit lain supaya bisa terbit
Atau bisa diterbitkan penerbit mayor dengan biaya sendiri 
Terimakasih. 

Jawaban 2
Semua Penulis dibawah asuhan Prof. EkoJi akan diterbitkan Penerbit Mayor yaitu Penerbit ANDI tanpa dioungut biaya bahkan akan diberi Royalty..

[Pertanyaan 2]
Bagaimana kriteria buku fiksi yang diterbitkan di penerbit ANDI? Dan genre apa yang paling diminati?

Jawaban 2
Kriteria ANDI untuk Fiksi sangat simple 1.Tidak mengandung pertentang isu SARA 2).Tidak mengandung pornografi 3).Tidak berpolitik praktis 4).Penulisnya punya pertemanan/jaringan yang luas.

[Pertanyaan bu Widya]
Berapa halaman minimal naskah yang bisa dikirimkan?

Jawaban
Minimal 60
Jumlah halam sangat terpengaruh oelah judul tema dan sasaran pembacanya. Ada buku hanya 12 halaman, yaitu bukum mewarnai untuk anak-anak. Namun pada umunya akan dapat menjadi buku yangl ayak diterbitkan maka jumlah halaman minimal ketikan stardar layout WORD yaitu 150 halaman.

[Pertanyaan 3]
Apakah big book atau cerita bergambar edukatif dapat masuk kriteria untuk penerbit mayor?

Jawaban 3
Iya..

[Pertanyaan 4]
Pak Joko apakah diterima jika puisi kontemporer  kita tulis di kalangan masyarakat, apakah bisa di sebut karya yang populer atau tidak saya suka melihat puisi-puisi ayah sastra yaitu bapak sultardji calzum bacri?

Jawaban 4
Kumpulan puisi biasanya kalau dibukukan saat ini tidak laku, Penerbit akan menolaknya kecuali penulisnya adalah Public Figure.

[Pertanyaan 5] 
Menurut pengalaman dari pemateri berapa lama waktu yang kita butuhkan untuk bisa menjadi penulis yang handal. 2. Jika kita belum memiliki kemampuan baik  (pemula)  apakah ada perbaikan dari penerbit untuk buku yang kita mau terbitkan?

Jawaban 5
Banyak penulis pemula dibawah asuhan Prof. EkoJi dalam waktu 2 bulan bisa jadi dan terbit bahkan ada yang langsung Juara nasional menurut Perpusnas. Maka para pemula kami sarankan ikuti kelas-kelas bimbingan menulis Prof.EkoJi.

[Pertanyaan 6]
1. Saya guru matematika SMP mau menulis buku pelajaran kurikulum terbaru. Apakah buku referensi termasuk karya yang bisa diusulkan? Misalnya buku referensi  profil pelajar Pancasila sesuai mapel atau umum.
2. Jumlah halaman buku pelajaran ini apakah terbatas atau tidak? Apakah per semester atau per tahun?

 Jawaban 6
1. Bisa
2. Tidak terbatas dan boleh semester atau 1 tahun

[Pertanyaan bu Widya]
Saya boleh bertanya pak, jika penulis sudah punya nama dan pangsa pasar sendiri apakah akan di buru oleh penerbit mayor pak? Jadi istilahnya di lamar oleh beberapa penerbit mayor

Jawaban
Betul ibu jika penulis itu sudah beberapa kali menerbitkan  buku dan berhasil best seller maka akan diperebutkan oleh penerbit-penerbit

Closing statemen yang menarik dari narasumber, patut untuk dicermati hikmah dibalik kata-kata penutup kelas belajar malam ini.

"Ada 5 burung hinggap didahan pohon, 3 diantaranya ingin untuk terbang. Berapa jumlah burung yang masih hinggap didahan tersebut?
Yang menjawab 2 burung adalah salah, karena 3 burung yang lain tadi tetap saja disana karena baru ingin. Nah...kalau bapak/ibu hanya ingin tetapi tidak menulis dan menulis benaran maka yang kita inginkan takkan pernah terwujud"

Bergelora semangatku bu Widya membaca bait bait kata-katamu.

"Sobat nusantara demikianlah materi  dari narasumber kita malam ini. Sangat bermanfaat dan benar-benar menginspirasi kita. 
Kuncinya jangan takut mencoba sesuatu yang baru. Kerja keras... Dan semangat. 
Ingat tidak semua mimpi sekedar bunga, dengan rasa percaya kita akan mewujudkannya menjadi nyata." 

Malam semakin memeluk rasa kantuk, mengajak netra terpejam menunduk. 
"Ada yang menjalin hubungan jarak jauh, ada pula yang sebenarnya tak berjarak namun tetap terasa jauh"
"Tapi kita disini dekat walaupun berjarak, rindu walaupun tersekat". Terjalin erat dalam deretan abjad. 
Dan kita menguraikannya dalam pusaran aksara penuh makna.
Dalam karya kita akan bersua. Menjadi jembatan penghubung ungkapan rasa cinta.'"
(Widya Setianingsih)


Salam Blogger

Raha, 04 Maret2022




D

·        

2 komentar:

  1. Akhirnya selesai juga resume 21 ku. Di sela tugas sibuk menghadapi kelas ujian, ku luangkan waktuku untuk tuntaskan tugas ini.

    BalasHapus
  2. Tetap semngat
    Hebat bunda Tetap meluangkan waktu diwaktu sibuk .
    Resume yg enak dibaca bunda

    BalasHapus

Kurindu bayangmu

Sontak aku berdiri dari tempat dudukku begitu namamu disebut. Belum selesai dibaca Innaa lillaahi Wa Inna ilaihi rooji'uun. Telah.....ke...