Resume Ke - : 22
Gelombang : 24
Hari/Tgl : Senin, 07 Maret 2022
Tema : Menulis di Kala Sakit
Narasumber : Suharto, M.Pd
Moderator : Dail Ma'ruf, M.Pd
Resume Ke - : 22
Gelombang : 24
Hari/Tgl : Senin, 07 Maret 2022
Tema : Menulis di Kala Sakit
Narasumber : Suharto, M.Pd
Moderator : Dail Ma'ruf, M.Pd
Resume Ke - : 21
Gelombang : 24
Hari/Tgl : Jum'at, 04 Maret 2022
Tema : Menjadi Penulis Buku Mayor
Narasumber : Joko Irawan Munpuni
Moderator : Widya Setianingsih
·
Minat baca
-Budaya baca
-Kurangnya bahan bacaan
-Kualitas bacaan
·
Minat tulis
-Budaya tulis
-Tidak tahu prosedur menulis dan penerbitan
-Anggapan yang salah tentang dunia penulisa dan
penerbitan
·
Apresiasi hak cipta
-Pembajakan
-Duplikat non legal
-Perangkat hukum
D
·
Resume Ke- : 20
Gelombang : 24
Hari/Tgl : Rabu, 02 Maret 2022
Tema : Menguak Dapur Penerbit Mayor
Narasumber : Edi S. Mulyanta
Moderator : Mulyadi, M.Pd
Resume Ke- :19
Gelombang : 24
Hari/Tgl : 28 Februari 2022
Tema : Pemasaran Buku
Narasumber : Agust Subardana, S.E., M.M.
Moderator : Raliyanti
Moderator pada pertemuan ke-19 malam ini ibu Raliyanti untuk kesekian kalinya akan memandu kelas BM gelombang 23 dan 24 hingga tuntas. Beliau kembali mengingatkan kepada para peserta agar mempersiapkan naskah resume terbaik, bukan itu saja, buku ajar, puisi, cerpen atau novel dapat diterbitkan menjadi buku. Kini peluang besar ada di depan mata, karya-karya siap meluncur di pasaran.
Sesuai dengan tema pada malam ini Pemasaran Buku, narasumber yang akan membersamai kita adalah Direktur Marketing Penerbit Andi Offset, Bapak Agust. Subardana, S.E., M.M. akan mengupas tuntas bagaimana memasarkan buku-buku hasil karya peserta kelas BM. Dalam kurun waktu 17 tahun, beliau menggeluti Bidang Pemasaran karena background pendidikannya adalah S2 Jurusan Manajemen Pemasaran.
Pada malam ini narsum mencoba untuk sharing pengalaman mengenai Strategi Pemasaran Buku saat Pandemi.
Dalam rangka mempersiapkan generasi muda yang cerdas dengan minat baca yang tinggi, maka sudah seharusnya anak-anak sejak dini digalakkan untuk terbiasa membaca buku. Hal ini sejalan dengan dukungan pemerintah terhadap "Budaya Membaca Buku"karena buku adalah salah satu sumber ilmu pengetahuan dan sarana utama bagi proses pembelajaran dan penyampaian informasi.
Dampak dari akibat pandemi covid-19, berbagai industri lesu bahkan gulung tikar. Merujuk laporan Nielson Bookscan ICM, justru penerbitan buku skala Global Dunia mengalami pertumbuhan yang cukup signifikan. Sebut saja, genre "Food & Drink" diikuti genre fiksi, leasure & Lifestyle, Personal Development, dan genre Children &Young Adult Non Fiksi.
"Pemasaran buku di Indonesia di masa pandemi kira-kira turun atau naik?"Berdasarkan analisa pasar, industri penerbitan nasional mengalami dampak keras akibat terpaan pandemi, karena tutupnya toko-toko buku, sekolah-sekolah, dan pengadaan buku oleh dinas/perpustakaan. Informasi lengkap dapat dilihat pada tautan berikut: https://www.ikapi.org/
Mengapa Penerbit ANDI Offset bisa bertahan dan bertumbuh dimasa Pandemi?
Menurut Pak Agust, strategi pemasaran penjualan buku sangat dipengaruhi oleh banyak aspek dan unik. Kenapa demikian ? Hal ini dapat dilihat dari jenis – jenis buku yang di terbitkan. Jenis – jenis buku yang di terbitkan tersebut dikelompokkan menjadi katagori buku. Salah satu contoh Penerbit ANDI Offset menerbitkan buku cukup banyak katagori produk yaitu ada 32 katagori produk buku ( Katagori buku Anak, buku Bisnis, Buku Pertanian, Buku Fiksi - Novel, Buku Pengembangan Diri, Buku Teks , dll ). Dari jenis – jenis katagori buku tersebut disinilah kita akan melakukan pemetaan berdasarkan segmentasi jenis katagori buku yang diterbitkan . Pada umumnya kegiatan pemasaran buku berkaitan dengan berkoordinasi beberapa kegiatan bisnis . Sehingga strategi pemasaran pada umumnya di pengaruhi oleh faktor yang meliputi :
1. Faktor Mikro yaitu perantara, pemasok, pesaing dan masyarakat.
2. Faktor Makro yaitu demografi-ekonomi, politik-hukum, teknologi-fisik dan sosial-budaya.
Saat ini kami dalam menjalankan bisnis Penerbitan Buku yang sedang kami terus jalankan masuk dalam faktor keduanya yaitu Faktor Mikro dan Makro. Hal ini dikarenakan Penerbit ANDI Offset sudah termasuk Industri Penerbitan buku, dengan usianya sudah mencapai 42 tahun dan telah menerbitkan buku lebih dari 15.000 judul buku yang telah di kelompokkan menjadi 32 katagori (dapat di kunjungi ke website kami : https://www.andipublisher.com/
Strategi Pemasaran buku ala ANDI Offset ada dua yaitu;
A. Strategi Pemasaran Buku Serangan Udara (Online)
1. Pentingnya Transformasi Digital. Strategi utama yang digunakan adalah Digital Marketing. Dampak pandemi telah membawa perubahan menuju dunia Low Touch Economy. Era ini ditandai dengan beberapa perubahan yang mempengaruhi banyak hal mulai dari tempat bekerja, cara belajar mengajar, kehidupan keluarga hingga aktivitas sosial
Manfaat Digital Marketing
Narsum menambahkan, lima strategi Online
Pertama, melakukan pengelolaan secara intens terhadap buku-buku best seller-nya, yang saat ini jumlahnya mencapai 100 best seller.
Kedua, Kami Penerbit ANDI juga massif menggelar program Pre Order melalui toko buku online, e-Commerce, maupun reseller individu. “Tak hanya itu, kami juga menjual merchandise, e-book, hingga buat content.
Ketiga, Penerbit ANDI juga melakukan optimalisasi di semua lini produk, baik optimalisasi promosi, branding, hingga reseller. “Objektifnya, buku sudah bukan lagi untuk dibaca, melainkan sebagai bagian dari gaya hidup masyarakat".
Keempat, Penerbit ANDI juga melakukan optimalisasi stock produk melalui program bundling dan online.
Kelima, Penerbit ANDI Offset juga mengelola Dead Stock, yakni mengelola buku-buku yang tidak terjual melalui program diskon dan melakukan books fair / pameran buku secara On Line.
2. Pemasaran Buku Lewat Komunitas
Kita tentunya punya komunitas masing – masing sesuai dengan kapasitas kita untuk membentuk komunitas dan relasi , maka gunakanlah jaringan komunitas kita untuk sarana promosi dan penjualan buku . Penjualan lewat komunitas akan lebih efektive dan efisien sehingga tingkat keberhasilan nya lebih tinggi penjualan buku yang kita tawarkan. Kuncinya kita harus proaktive komunikasi dan interaksi dengan komunitas serta dapat menjaga integritas pribadi kita.
Kami Penerbit ANDI juga terus mengadakan aktifitas pemarasan lewat komunitas dengan mengadakan webinar lewat link Zoom , Live ..Youtube TV. ANDI, dengan tema – tema yang menarik."Demikian terang Pak Agust.
B. Strategi Pemasaran Buku Serangan Darat (Offline)
Salah satu jurus jitu untuk menguasai pasar buku di seluruh wilayah Nusantara, Penerbit Andi membuka cabang di kota-kota besar. Kini Penerbit Andi memiliki 90 cabang dari Aceh sampai Papua.
Strategi Pemasaran Buku Penerbit ANDI berdasarkan target pasar antara lain:
Penerbit ANDI menjalin kerjasama sebagai pemasuk rutin dengan penerbit buku yang mampu memproduksi buku dan mempunyai percetakan sendiri, dengan cara melakukan pemetaan jenis toko buku. Tiga jenis toko buku yang menjadi andalan Penerbit ANDI yaitu Toko Buku Modern,Toko Buku Semi Modern, dan Toko Buku Tradisional.
Sontak aku berdiri dari tempat dudukku begitu namamu disebut. Belum selesai dibaca Innaa lillaahi Wa Inna ilaihi rooji'uun. Telah.....ke...