Resume Ke- : 18
Gelombang : 24
Hari/Tgl : 25 Februari 2022
Tema : Menerbitkan Buku Semakin Mudah di Penerbit Indie
Narasumber : Raimundus Brian Prasetyawan, S.Pd.
Moderatur : Rosminiyati
Deraian air mata dan pelukan dingin menjadi saksi di siang jum'at hari ini, antara diriku dengan sahabat seprofesiku Ibu Hajjah Muliati, S.Pd. Kami sama-sama mengajar di MTSN 1 Muna. Air mata dan pelukan mengiringi perginya seorang sahabat guru. Beliau mengundurkan diri dari guru atas permintaan sendiri. Terhitung 1 Maret 2022 bertugas di Kantor Kemenag Kab. Muna, di Seksi Haji dan Umrah. Profesi guru yang ditekuninya sudah menginjak 27 tahun, bukan waktu yang singkat. Insyaa Allah jika Allah mengizinkan, 8 tahun lagi beliau pensiun. Terbilang usia masih sangat muda sudah menjadi guru."Saya ni boleh dikatakan neneknya guru, bagaimana tidak murid-muridku dulu, kini anak-anak mereka saya juga gurunya" ungkapnya sambil tersenyum bersemangat. Dua belas tahun lebih kami bersama serasa baru kemarin jumpa. Aku dimutasi ke MTSN 1 Muna dua belas tahun lalu, tepatnya 29 September 2009, yang sebelumnya bertugas di luar kota.
Kini tidak ada lagi sahabat tempat berbagi tentang apa saja meskipun sebenarnya masih bisa berkomunikasi lewat hp namun tidak sama ketika bercerita saling tatap muka ada canda tawa dan bercengkerama, kadang ada-ada saja topik yang dibahas di sana.Topik favorit kami masalah agama dan anak-anak didik kami. Aku menghantarnya sampai hilang dari pandangan mataku. Sedih karena berpisah, terharu karena orang yang baik tinggalkan kita, gembira dan berharap semoga di tempat tugas baru, kebahagiaan selalu menyertai dan berkarier hingga mencapai puncaknya. Ceria selalu sahabatku. Maafkan salah khilafku dan halalkan apa yang sudah termakan dan terminum olehku. Semoga Allah Swt meridhoi kita semua. Aamiin....Insyaa Allah, akan kubukukan kisah kita.
"Kesedihanku sedikit terobati ketika kata-kata pembuka kelas BM pada malam ke 18 oleh moderator bunda Rosminiyati menggugah selera literasiku."bisik hati kecilku." "Malam ini saya mencium aroma buku dimana-dimana."ungkap bunda Ros. Syarat kelulusan di kelas belajar menulis harus gol satu buku dan mendapatkan sertifikat bernilai 40 jam. "Dag dig dug jantungku sejenak, tinggal beberapa langkah lagi buku solo pertama di tangan.
Pertanyaannya, "Semudah itukah menerbitkan buku solo.?
Yang jelas resume minimal 20 x pertemuan. Bukan itu saja, peserta harus ekstra kerja keras untuk menyiapkan naskah terbaiknya. Memperbaiki gaya bahasa agar enak dibaca dan difahami, kalimat yang ambigu, penulisan ejaan yang masih keliru, style pustaka yang masih rancu sampai kepada referensi dan pendapat para ahli di dalamnya.
Jika naskah sudah siap, maka penulis harus segera menentukan penerbit agar naskah disesuaikan dengan ketentuan penerbit pilihan. Bagi penulis pemula yang baru akan menerbitkan buku tentu masih bingung, mau dibawa ke mana hasil karyanya. Naaa...pada pertemuan yang ke 18 ini, Bapak Raimundus Brian Prasetyawan, S.Pd. alumnus Belajar Menulis PGRI gelombang 4, merekomendasikan dua penerbit Indie yang menjadi rekanan beliau dalam menerbitkan buku. Ini sesuai dengan tema Menerbitkan Buku Semakin Mudah di Penerbit Indie.
Narasumber Bapak Raimundus Brian Prasetyawan, S.Pd yang lahir di Jakarta, 30 Juni 1992 adalah sosok guru blogger millenial yang kesehariannya mengajar di SDN Sumur Batu 01 Pagi Jakarta sejak tahun 2015 sampai sekarang. Memulai aktivitas menulis di blog pertamanya ( www.prazetyawan.com) tahun 2009. Bahkan profilnya pernah tercatat dalam buku berjudul "Majors For the Future"
Puluhan tulisannya dimuat di berbagai media cetak, Harian Kompas, Kedaulatan Rakyat, Warta Kota, Media Indonesia, dan majalah hidup. Selain media cetak tulisannya juga tertuang dalam berbagai media online. Kiprahnya di dunia penulisan menghasilkan karya buku mulai dari blog sampai buku solo dan antologi. Tiga buku solonya diterbitkan oleh Penerbit Indie. Berbagai pengalaman dan prestasi telah diukirnya diusia terbilang muda. Silahkan kunjungi profil narsum pada tautan berikut:
Pada pertemuan sebelumnya, peserta sudah diperkenalkan dengan penerbit Indie dengan ketentuan-ketentuannya. Melalui pertemuan malam ini narsum akan membantu penulis dengan memberi informasi lengkap dan jelas tentang penerbit indie.
Mengapa menerbitkan buku dikatakan semakin mudah?
Jauh sebelum penerbit indie eksis seperti sekarang, kita hanya mengenal penerbit mayor seperti Gramedia, Erlangga, Grasindo, Elex media, Andi dan lain-lain. Tahap seleksi naskah menjadi tantangan besar untuk bisa menembus penerbit mayor. Ketika naskah diterima, proses penerbitannya sangat lama. Berbeda dengan penerbit indie yang melayani tanpa seleksi naskah. Proses terbit bisa dalam 1 bulan.
Ciri-ciri penerbit indie yang mudah dan cepat.
Bagi penulis pemula tentu penerbit indie menjadi solusi untuk bisa mewujudkan impian memiliki buku karya sendiri, meskipun konsekwensinya perlu biaya penerbitan yang menjadi tanggung jawab penulis
Untuk mengatasi galaunya hati bagi penulis pemula, silakan disimak informasi tentang penerbit indie pada tautan berikut:
1. Penerbit Depok. Murah banget menerbitkan buku berisbn
2. Penerbit Malang. Cara menerbitkan buku dengan mudah
Dari tabel tersebut dapat disimpulkan bahwa Penerbit Depok cocok untuk penulis yang memang hanya sekedar menerbitkan buku saja, dan tidak berencana cetak ulang.untuk pribadi saja, sehingga tidak perlu jumlah buku yang banyak. Maka biaya penerbitannya lebih terjangkau. Biaya penerbitan yang terbilang murah, membuat biaya cetak ulang di penerbit depok cukup lumayan.
Penerbit Malang cocok untuk penulis yang berencana menjual bukunya, karena jumlah buku yang diberikan lebih banyak. Dengan biaya penerbitan 650.000 terhitung lebih hemat. Jika stok buku habis, bisa cetak ulang lagi dengan biaya cetak per buku lebih murah dibanding penerbit depok.
Berikut ini hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menentukan penerbit indie.
● Biaya penerbitan
● Fasilitas penerbitan
● Batas maksimal jumlah halaman
● Ketentuan dan Biaya cetak ulang
● Apakah dapat Master PDF
● Lama penerbitan
● Jumlah buku yang didapat penulis
Sesi tanya jawab
[Pertanyaan1]
Apa sajakah program yang ditawarkan / disiapkan bagi penulis dari program Indie?
Jawaban 1
Penerbit indie menawarkan paket penerbitan, seperti yang sudah saya jelaskan di atas.
[Pertanyaan 2]
Selain dengan tulisan resume apakah kita juga bisa mengirimkan puisi ? Bagaimana syarat dan upaya untuk menerbitkan puisi .. Terimakasih Pak 🙏🏻
Jawaban 2
Boleh jenis tulisan lain. Tidak harus resume untuk syarat menerbitkan buku
[Pertanyaan 3]
Mohon bimbingan membuat buku dari resume BM ini, sehingga cepat antri di penerbit.... makasih🙏salam sehat
Jawaban 3...iya siap bu.Oh iya saya jadi ingat. Pastikan naskah yang dikirim ke saya, sudah jadi pastikan betul-betul naskahnya tidak ada bagian yang ketinggalan. Cek lagi sebelum kirim ke saya
[Pertanyaan 4]
Jenis buku yang diterima di penerbit Indie yang dapat untuk kenaikan pangkat juga
Seperti apa ya Pak?
Jawaban 4
Iya buku solo yang terbit dari pelatihan ini bisa juga untuk kenaikkan pangkat, buku kumpulan resume bisa termasuk buku dalam bidang pendidikan.Penerbit indie terima semua jenis buku
Justru kita perlu menyesuaikan apa saja jenis buku yang diterima untuk kenaikkan pangkat. Setahu saya: buku dalam bidang pendidikan, kumpulan puisi, kumpulan cerpen.
Pertanyaan 5]
Setelah menerbitkan buku di penerbit indie depok lalu dikemudian hari ada yang harus di revisi dalam buku tersebut. Apakah draf naskahnya dikembalikan kepada penulis atau penerbit itu sendiri yang akan mengeditkannya ? Terimakasih
Jawaban 5
Betul nanti dalam prosesnya ada pengecekkan kembali oleh penulis. Baik penerbit depok maupun malang, sama seperti itu. Jadi nanti penulis akan dikirimkan pdf naskah fix. Kemudian penulis mengecek isi pdf. Siapa tahu ada yang perlu direvisi
Jika ada yang direvisi, penulis menulis revisinya di format revisi yang akan saya berikan
[Pertanyaan 6]
1. Apa kelebihan penerbit Malang dari penerbit lainnya?
2. Apa syarat-syarat ( kriteria)yang harus dipenuhi dari penerbit Malang untuk penulis?.
Jawaban 6
Jangan bingung bu, silakan nanti cobain saja satu-satu hehe. Sebelumnya, saya akan menjawab pertanyaan Bu Elmiya dengan perbandingan terhadap penerbit depok
1. Kelebihannya adalah biaya cetak ulang yang lebih murah, ada editing, jumlah maksimal halaman lebih banyak (150 halaman A5)
2. Bisa dibilang tidak ada syarat, seperti penerbit indie pada umumnya. Namun perlu dipahami ketentuannya.
[Pertanyaan 7]
Puisi minimal 30 kalau cerpen minimal berapa pak makasih.
Jawaban 7
Sebenarnya untuk keperluan penerbitan, jumlah minimal yang dimaksud adalah jumlah halaman agar tidak terlalu tipis Saya katakan puisi minimal 30 karena puisi itu kan pendek-pendek. Sebenarnya tidak harus 30. Kurang boleh tapi setidaknya bisa mencapai 70 halaman A5. A5 itu lebih kecil dari A4. Sekitar setengahnya A4.Untuk cerpen mungkin bisa 15-20
[Pertanyaan 8]
1. Langkah apa yang harus saya tempuh ketika ingin menerbitkan buku?
2. Kalau ingin menerbitkan Jurnal untuk kenaikan pangkat apakah prosedurnya sama dengan buku buku yang lainnya?
Jawaban 8
1. langkahnya, tentu pertama menulis naskahnya. tulisan-tulisan resume boleh dijadikan naskah buku. Kemudian membuat kelengkapan naskah yaitu halaman depan, prakata, daftar isi tanpa nomor halaman, profil penulis, sinopsis.
2. Kalau jurnal beda lagi. Sekarang ini khusus buku saja. Tapi karya penelitian seperti PTK, skripsi, bisa dijadikan buku.
[Pertanyaan 9]
Oiya tadi dijelaskan tentang ciri-ciri dan kelebihan Penerbit Indie, maka saya ingin bertanya
1) Ketika menebitkan buku secara Indie, kita perlu keluar biaya untuk mendapat fasilitas pra cetak penerbitan. dan itu saya pikir sebuah kekurangan dari penerbit Indie, dan kekurangan lainnya misalkan Editor di penerbit Indie itu dari penulis sendiri yang terkesan kurang profesional (mungkin banyak salah ketik atau typo). Apakah di dua rekanan penerbit Om Brian menyediakan editor yang profesional, minimal memiliki sertifikasi sebagai Editor buku Fiksi atau Non Fiksi??
2) Bagaimana sih aturan baku dalam menentukan harga dari…
Jawaban 9
1. Iya betul keluar biaya menjadi kekurangannya penerbit indie. Seperti yang tadi saya sampaikan, itu konsekuensi dari penerbitan tanpa seleksi. Memang idealnya adalah menerbitkan di penerbit mayor. Namun menerbitkan di penerbit indie bisa sebagai batu loncatan untuk kemudian mencoba di penerbit mayor. Kalau langsung ke penerbit mayor, perlu perjuangan dan proses bertahun-tahun. Untuk editor penerbit rekanan saya, saya tanyakan dulu sudah bersertifikasi atau belum.
2. Untuk harga buku ditentukan sendiri oleh penulis. Jumlah halaman berpengaruh terhadap harga, karena makin tebal, maka modal biaya cetaknya lebih besar.
[Pertanyaan 10]
Saya membaca biodata Bapak tentang prestasi pernah menjuarai lomba penulisan best practice. Kalau boleh tahu pengalaman praktik baik tentang apa dan bagaimana trik2-trikya untuk dapat juara?
Jawaban 10
Ya untuk tingkat kecamatan 😅
Best practicenya tentang mengembangkan budaya menulis melalui pembuatan buku antologi karya siswa, triknya tentu menulis hal yang pernah kita lakukan tapi belum pernah dilakukan orang lain di sekolah tempat kita mengajar. Di luar sana pembuatan buku masih menjadi hal istimewa, sehingga bisa juga menjadi kuncinya
Triknya tentu menulis hal yang pernah kita lakukan tapi belum pernah dilakukan orang lain di sekolah tempat kita mengajar. Di luar sana pembuatan buku masih menjadi hal istimewa, sehingga bisa juga menjadi kuncinya
[Pertanyaan11]
Untuk ISBN apakah di ajukan oleh penulis ataukah penerbit?...hehe oke bu
Jawaban 11
Tentu oleh penerbit, sudah tercantum di fasilitas penerbitan
[[Pertanyaan 12]
Setelah saya simak, saya tertarik mengirim naskah ke rekanan om Brian.
1. Apakah bisa di kirim naskah buku pelajaran juga atau semacam diktat?
2. Bagaimana cara memohon Kata Pengantar, misalnya ke Om Jay?
3. Apakah dalam naskahnya sudah lengkap dengan halaman nya. Atau dibiarkan kosong agar di atur oleh penerbit?
4. Apakah harus membuat semacam glosarium, index, daftar pustaka, dll. Untuk non fiksi?
5. Karya tulis apa saja yang bisa dihitung dalam Angka Kredit Guru sebagai syarat naik pangkat?
Jawaban 12
1. Bisa
2.Langsung japri orangnya. Mohon minta dibuatkan kata pengantar sambil disertakan file word naskah bapak
3. dibiarkan kosong nanti nomor halaman diatur penerbit
4. glosarium dan indeks tidak harus. Daftar pustaka jika memang ada kutipan yang bapak ambil dari buku lain.
[Pertanyaan 13]
Bagaimana untuk syarat penerbitan buku di penerbit gamala pak, mohon penjelasannya mengenai biaya, fasilitas; maksimum halaman dan ketentuan cetak biaya ulang pak, terimakasih
Jawaban 13
Saya sudah jawab sebagian. Untuk P 13:
Silakan buka link berikut
[Pertanyaan 14]
Sebenarnya saya tertarik untuk menerbitkan buku di penerbit Depok dengan pertimbangan lebih murah dan saya tidak perlu banyak buku.
Apakah di penerbit Depok naskah tidak di edit lagi..? kl tidak diedit oleh penerbit jadi kurang PD sebab kita masih pemula. Terimakasih pak Brian
Jawaban 14
Sebenarnya editor penerbit depok akan mengoreksi naskah kita. Tapi untuk kesalahan yang terlihat jelas secara sekilas. Misalnya kalimat yang belum selesai, kalimat yang kurang dimengerti, gambar yang seharusnya ada tapi tidak ada, dll.
[Pertanyaan 15]
Selamat malam Pak Brian, saya ingin bertanya cita-cita saya pingin penerbit yang nyari saya bukan saya yang datang ke penerbit apakah bisa?menghayal dulu gpp ya Pak....dari Sigit Bekasi
Jawaban 15
Iya bisa saja pak. menulis di blog menjadi salah satu caranya, bisa saja editor sebuah penerbit tertarik melihat tulisan-tulisan di blog kita kemudian berminat membukukannya. Editor akan menghubungi saya untuk konfirmasi ke penulis.
Di akhir sharing materi, Pak Brian menutup dengan sebuah pesan, "Sekarang ini menerbitkan buku semakin mudah. Jadi jangan biarkan tulisan yang sudah ada hanya tersimpan dalam laptop saja. Orang lain perlu melihat tulisan kita. Tulisan yang kita anggap biasa bisa jadi luar biasa bagi orang lain.Terutama bagi yang nanti sudah 20 resume, jangan ditunda-tunda susun naskah untuk dikirim ke penerbit. Mumpung pelatihan masih berjalan, jadi semangatnya masih menyala"
Salam Blogger Persahabatan
Raha, 25 Februari 2022
Sukses bunda Farida, semoga gol segera dua buku solo .
BalasHapus1 buku BM, 1 buku kisah dua sahabat . Tetap semangat
Mari kita berjuang bersama bu Ovi agar buku solo pertama dalam genggaman. Terima kasih atas kunjungannya.
HapusPaket komplit Bu Faridah..
BalasHapusmantabb jiwa. Lanjutkan buku solo